Skip to content
Kembali ke Feed
Agen AI Mulai Mentok di Situs Besar, dari Pesan Tiket sampai Akses Rekening

Agen AI Mulai Mentok di Situs Besar, dari Pesan Tiket sampai Akses Rekening

19 Oktober 20263 menit baca

Agen AI yang diminta memesan tiket atau mengurus belanja belum tentu bisa menuntaskan tugasnya. Dalam laporan 17 Oktober, The Verge mencatat pengguna Meta Muse, OpenAI Dots, xAI Grok, dan Instinct menemui hambatan di sejumlah situs. Alasannya beragam: Yelp mensyaratkan lisensi data untuk trafik non-manusia, Delta belum punya integrasi pemesanan untuk agen pihak ketiga, sedangkan JPMorgan Chase dan Charles Schwab membatasi akses agen ke rekening atas pertimbangan keamanan.

Seseorang bekerja menggunakan laptop di kantor, sebagai ilustrasi agen AI yang berinteraksi dengan situs web

Foto ilustrasi oleh Vitaly Gariev di Pexels, digunakan sesuai Lisensi Pexels. Foto stok ini tidak menampilkan agen AI atau layanan yang dibahas.

Satu tugas, aturan tiap situs berbeda

Untuk urusan reservasi dan informasi bisnis, Yelp menyatakan kepada TechCrunch bahwa trafik non-manusia hanya diizinkan jika agen membayar akses melalui program lisensi datanya. Dokumentasi API mitra Yelp juga menyebut akses tidak aktif secara default dan hanya tersedia bagi mitra yang sudah membuat perjanjian.

Posisi Delta lebih spesifik: maskapai itu mengatakan belum memiliki kemitraan atau integrasi yang memungkinkan agen pihak ketiga mencari dan memesan penerbangan melalui platform digitalnya. Delta masih mengevaluasi teknologi baru. Jadi, laporan tersebut tidak menyebut adanya larangan menyeluruh terhadap semua agen; saat ini jalur integrasinya memang belum tersedia.

Bank punya alasan lain. The Verge melaporkan JPMorgan Chase dan Charles Schwab mengonfirmasi pembatasan akses agen ke rekening nasabah karena risiko keamanan. Ketentuan Chase kini menyebut agen AI secara langsung: agen harus mengidentifikasi dirinya, sementara nasabah bertanggung jawab atas tindakan atau kesalahan agen yang mereka izinkan.

Diagram tiga jenis hambatan yang dapat dialami agen AI saat mengakses situs web

Ringkasan laporan The Verge dan TechCrunch. Tidak semua kegagalan akses berarti situs sengaja melarang agen.

Tidak semua kegagalan berarti diblokir sengaja

Pemeriksaan keamanan juga bisa menjadi penghalang tanpa kebijakan khusus untuk agen. Walmart, misalnya, sudah bekerja sama dengan Meta untuk Muse, tetapi sejumlah pengguna tetap gagal menyelesaikan pembelian. TechCrunch melaporkan masalahnya bisa muncul ketika agen tidak berhasil melewati tombol verifikasi manusia di situs Walmart.

Zillow juga memberi contoh kebalikannya. Setelah menerbitkan laporan tentang keluhan pengguna, TechCrunch menerima keterangan bahwa Zillow mengizinkan agen yang bertindak untuk konsumen, tetapi sistem anti-botnya kadang tetap memblokir agen tertentu. Dari sisi pengguna, kegagalan seperti ini mudah terlihat sama dengan larangan resmi, padahal penyebabnya berbeda.

Demo lancar belum menjamin tugas selesai

Buat developer, kemampuan mengendalikan browser baru separuh pekerjaan. Agen juga perlu jalur akses yang diizinkan, identitas yang jelas, dan cara pulih ketika situs meminta verifikasi atau menolak tindakannya. Untuk layanan seperti perjalanan, belanja, dan perbankan, API atau integrasi resmi lebih bisa diandalkan daripada menganggap setiap halaman web terbuka untuk otomatisasi.

Pada akhirnya, agen yang bisa mengklik tombol belum tentu berwenang menyelesaikan transaksi. Ukuran keberhasilannya bukan hanya apakah browser bergerak sesuai instruksi, tetapi apakah situs menerima akses itu dan hasilnya benar-benar tercatat.

Baca Artikel Selengkapnya

Anda akan diarahkan ke sumber asli artikel ini.

Daftar Isi

Artikel Terkait

Model AI GoTo 27 Miliar Parameter Dukung Bahasa Daerah, tapi Butuh GPU Besar

GoTo merilis model AI 27 miliar parameter yang kartu modelnya mencantumkan enam bahasa: Indonesia, Inggris, Jawa, Sunda, Batak Toba, dan Bali. Bobotnya sudah tersedia di Hugging Face, tetapi menjalankan model dalam presisi penuh perlu sekitar 54–60 GB memori GPU. Jadi, ini lebih realistis untuk tim yang punya akses ke server GPU atau layanan cloud daripada laptop biasa.

19 Okt 20263 mntBaca →

Porsi Junior di Rekrutmen Teknis Anthropic Turun dari 27% ke 9%

Di Anthropic, porsi engineer junior di antara rekrutmen teknis turun dari 27% pada awal 2025 menjadi 9% dalam data terbaru perusahaan. Laporan internal yang terbit 16 Oktober itu juga mencatat runtime agen interaktif yang dipakai pegawai mencapai enam kali perkiraan jam kerja mereka pada Agustus. Angka kedua ini menghitung durasi runtime agen, bukan bukti bahwa hasil kerjanya enam kali lebih banyak.

19 Okt 20263 mntBaca →