Skip to content
Kembali ke Feed
Reflection Buka Bobot Beam 1.0, Dukungan llama.cpp Sudah Masuk

Reflection Buka Bobot Beam 1.0, Dukungan llama.cpp Sudah Masuk

17 Oktober 20264 menit baca

Reflection AI merilis bobot Beam 1.0 ke publik pada 16 Oktober dengan lisensi Apache 2.0. Model yang sebelumnya hanya tersedia lewat pratinjau terbatas ini kini bisa diunduh dalam format BF16, FP8, dan NVFP4. Pada hari yang sama, dukungan Beam juga digabung ke master proyek llama.cpp—kabar penting bagi developer yang ingin menjalankannya di infrastruktur sendiri. Namun, angka 23 miliar parameter aktif bukan berarti Beam hanya sebesar model 23B biasa: checkpoint penuh berisi 501,3 miliar parameter.

Dari pratinjau terbatas menjadi bobot yang bisa diunduh

Reflection pertama kali memperkenalkan Beam pada 5 Oktober, lalu membuka aksesnya secara lebih luas melalui rilis bobot pada 16 Oktober. Model card di Hugging Face mencatat lisensi Apache 2.0 dan tiga format bobot: BF16, FP8, serta NVFP4. Reflection memosisikan Beam untuk coding, reasoning, dan pekerjaan agent jangka panjang. Model ini menerima dan menghasilkan teks, serta diklaim mendukung konteks hingga satu juta token.

Ilustrasi konseptual Beam sebagai model MoE: bobot penuh berisi 501 miliar parameter, sementara sebagian parameter aktif untuk tiap token

Skema konseptual, bukan diagram arsitektur internal Beam. Spesifikasi model merujuk pada model card Reflection.

Lisensi dan bobot terbuka memberi tim pilihan untuk mengunduh, menguji, dan meng-host model tanpa menjadikan API Reflection satu-satunya jalur. Reflection juga mengumumkan integrasi dengan berbagai alat serving dan agent; SiliconANGLE melaporkan bahwa paket rilis mencakup konfigurasi siap pakai untuk beberapa serving engine, resep fine-tuning, serta alat evaluasi.

Dukungan llama.cpp sudah digabung

Salah satu perkembangan komunitas yang konkret muncul pada hari rilis. Pull request “model: add Beam (Reflection)” di llama.cpp berstatus merged pada 16 Oktober. Perubahannya menambahkan converter, model graph, dan parser format tool-call Beam. Catatan pull request menyebut bobot asli dapat dikonversi, sedangkan GGUF hasil kuantisasi dapat dimuat dan menghasilkan teks di CUDA.

Integrasi ini memperluas pilihan selain layanan terkelola. Developer dapat menguji Beam melalui server lokal berbasis llama.cpp, sementara Reflection juga menyebut dukungan untuk Transformers, vLLM, SGLang, Unsloth, dan Axolotl. Status “merged” di master belum otomatis berarti semua versi stabil dan paket siap pakai sudah membawa dukungan yang sama; periksa versi backend sebelum menyiapkan deployment.

23B aktif bukan berarti ringan dijalankan

Beam memakai arsitektur sparse Mixture-of-Experts (MoE). Sekitar 23,4 miliar parameter aktif dipakai untuk memproses satu token, tetapi file modelnya tetap berisi seluruh kumpulan bobot hingga 501,3 miliar parameter. Jadi, angka aktif lebih menjelaskan banyaknya parameter yang terlibat dalam komputasi per token, bukan ukuran checkpoint yang harus disimpan dan disiapkan untuk inference.

Panduan deployment vLLM untuk Beam menunjukkan skala kebutuhannya. Angka berikut adalah estimasi dalam panduan tersebut untuk total memori GPU yang direkomendasikan konfigurasi, bukan kebutuhan universal bagi semua backend:

FormatUkuran bobotMemori GPU minimum menurut panduan vLLM
NVFP4294 GB353 GB
FP8503 GB604 GB
BF161.003 GB1.204 GB

Untuk konfigurasi NVFP4, panduan itu merekomendasikan empat GPU B200/B300 atau satu tray GB200/GB300; konfigurasi delapan H100 juga tersedia dengan backend tertentu. Angka minimum vLLM mencakup bobot dan cadangan untuk aktivasi, CUDA graphs, serta KV cache. Kuantisasi mengurangi ukuran dibanding BF16, tetapi tidak membuat Beam setara dengan model 23B yang bisa langsung dijalankan di GPU konsumen.

Pertanyaan itu juga muncul dalam diskusi r/LocalLLaMA saat bobot Beam dirilis: apakah label A23B berarti model dapat berjalan dengan VRAM 8–16 GB? Angka parameter aktif saja tidak cukup untuk menjawabnya; total bobot, RAM/VRAM, backend, dan panjang konteks ikut menentukan konfigurasi yang mungkin dijalankan.

Terbuka untuk eksperimen, tetap butuh infrastruktur

Rilis ini membuat Beam lebih mudah diuji dan diintegrasikan ke tooling coding agent, termasuk lewat llama.cpp. Untuk tim yang ingin mengontrol model dan datanya sendiri, bobot Apache 2.0 menawarkan fleksibilitas dibanding akses API saja. Tetapi menjalankan checkpoint penuh tetap membutuhkan sumber daya kelas server. Tim tanpa infrastruktur tersebut masih dapat mengevaluasi model melalui API Reflection atau penyedia yang mendukungnya, lalu membandingkan hasil dan biaya sebelum memilih jalur produksi.

Baca Artikel Selengkapnya

Anda akan diarahkan ke sumber asli artikel ini.

Daftar Isi

Artikel Terkait

Cursor Cloud Agent Kini Bisa Membuat Canvas Interaktif, Environments API Masuk Beta

Pembaruan Cursor pada 16 Oktober membawa tiga perubahan untuk Cloud Agents: agen kini dapat menyusun hasil kerja sebagai canvas interaktif, Environments API mulai tersedia dalam beta, dan lingkungan cloud yang lebih besar mendapat dukungan hingga 300 repositori. Cursor juga mengklaim lingkungan besar kini dimuat lima kali lebih cepat. Canvas sendiri bukan fitur yang sepenuhnya baru—Cursor sudah menyediakan canvas untuk agen sebelumnya—tetapi kini cloud agent dapat membuatnya sebagai bagian dari pekerjaannya.

17 Okt 20263 mntBaca →

Bitsight: MONST3R-AI Memakai API Key Curian untuk Scan Otomatis

Bitsight menemukan penjual di forum kriminal tertutup yang memasarkan MONST3R-AI, platform pentest otomatis yang menerima API key OpenAI, Anthropic, atau Google hasil curian. Pembeli memasukkan key itu ke panel, menentukan target dan batas biaya; pemakaian model ditagihkan ke akun pemilik key. Temuan Bitsight diterbitkan pada 15 Oktober dan kembali menjadi berita teratas di ringkasan AI Weekly pada 17 Oktober(https://aiweekly.co/alerts/bitsight-monst3r-ai-runs-on-stolen-openai-anthropic-google-keys).

17 Okt 20263 mntBaca →